Silahkan untuk dibuka, caranya: Klik masing-masing judul posting yang diinginkan. Semoga bermanfaat!.

Rugi Dalam Kehidupan

Assalamualaikum Wr. Wb.
A. KAJIAN RUGI
Rugi (الخسارة ) adalah keberadaan sesuatu sebagai akibat perbuatan pelaksana yang tidak diharapkan oleh keinginannya diangap layak pandangan hukum adanya.

B. MUTLAQ RUGI:
Ditergantungkan kepada orang yang merasanya. Adapun pandangan orang lain hanya gambaran untuk dijadika hikmah, jika baik dimanfaatkan, jika buruk dijauhi atau diganti dengan kebaikan. Tetap kembali segalanya kepada orang/dirinya sendiri yang merasa rugi.

C. BAHASA IDENTIK RUGI:
1). Kurang / Lebih. 2). Tidak / Iya. 3). Salah / Benar. 4). Ngaco / Tidak ngaco. 5). Keliru / Tidak keliru. 6). Lupa / Sengaja. 7). Dan semua bahasa ada ruginya.

D. TERJADINYA RUGI
1). Kurang dari harga. 2). Kurang dari modal. 3). Tidak mendapat faidah atau guna. 4). Tidak tercapai harapan. 5). Adanya memadaratkan, kecacatan /rusak. 6). Tidak laku. 7). Salahan/kekeliruan pengembalian. 8). Tidak diakui banyak pihak. 8. Dan lainnya.

E. KETERGANTUNGAN OBJEK RUGI:
1). Diri, 2). Orang lain. 3). Cara. 4). Waktu. 5). Barang. 6). Hasil. 7). Akhir. 8). Situasi. 9). Kondisi. 10). Pandangan. 11). Jangkauan. 12). Dan lainnya.

F. PERHATIKAN NYATANYA RUGI:

1). Kayid dasar
والعصر * إن الإنسان لفى خسر * إلا الذين أمنوأ و عملوا الصالحات * و تواصوا بالحق و تواصوا بالصبر
"Demi waktu (usia) * Sesungguhnya manusia ada dalam kerugian * Kecuali orang-orang yang iman dan berbuat keshalihan * Dan saling wasiat akan Hak (tuntutan untuk sesuatu sesuai keharusannya) dan saling wasiat dalam kesabaran.
Selain asas dasar 4 ini tentunya muslim pandangan rugi:
a. Orang-orang yang iman
b. Berbuat keshalihan.
c. Saling wasiat akan Hak (tuntutan untuk sesuatu sesuai keharusannya).
d. Saling wasiat dalam kesabaran.
Ketika tidaknya dalam posisi 4, maka termasuk rugi.

2. Kesadaran kepada diri setelah berusaha dan akan terus berusaha selama ada kesempatan dan peluang serta menerima apa hasilnya untuk jadi ibadah dengan ikhlas kepada Alloh SWT.
Dasar pokok sebagai manusia tercipta untuk beribadah:
وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون
"Tidaklah Aku (Alloh SWT) ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah keapadaku (Alloh SWT).
إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغير ما بأنفسهم
"Sesungguhnya Alloh SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum, sehingga merubah apa yang ada di kaum tersebut dengan dirinya".
Ketika tidak sadar kepada diri, tidak berusaha berubah, berusaha setengah-setengah/ragu (tidak ada keyakinan dan memohon pada Alloh SWT, dan tidak memanfaatkan kesempatan/peluang serta tidak menerima apa hasilnya, dan tidak jadi ibadah dengan ikhlas kepada Alloh SWT, maka digolongkan orang rugi.

3. Meyakini jelas segalanya nasib baik dan buruk itu takdir Alloh SWT untuk dijadikan pelajaran, pengetahuan, perhatian, peningkatan kebaikan, dan memahami segalanya.
Hal yang tiba apapun baik, atau buruk akan tetap jadi ibadah terhadap Alloh, sesuai sabda Nabi Muhammad SAW:
ما كان لمؤمن إلا عبادة
"Tidak ada sesuatu apapun (waktu dan lainnya) bagi seorang mu'min kecuali dijadikan ibadah kepada Alloh".
Rugi atau Untung bagi seorang mu'min tetap jadi ibadah, umpamanya bagian B, C, D dan E diatas tiba di kita, maka kita akan menjadikannya untuk ibadah kepadaNya.

Saudaraku!. Betapa indahnya apapun keadaan dan lainnya jika dalam pemahaman sebenarnya.
Semoga kita tergolong orang mu'min muttaqiin sebenarnya!. Amiin!.

DOA-DOA

STUDY BLOG

Popular Posts